Menulis, yuk???

Menulis, aduh pusing banget. Membaca aja buat kepala puyeng, gimana mau menulis. Apa yang mau ditulis, membaca aja malas. Seribu alasan menghantam semangat jihad kita di medan menulis. Yuk, kita berhenti sejenak. Beristirahat setelah capek menjawab kekesalan dari pertanyaan-pertanyaan di atas.

Menulis itu aktifitas yang sangat berguna sekali. Berguna untuk terus mengasah otak dan mengolahragakan tubuh yang mati. Tanpa disadari orang yang produktif dalam menulis, hidupnya bersemangat selalu, jiwanya sehat dan selalu tampil muda dan prima. Dan umur sang penulis akan abadi bersama buku-buku karangannya. Jadi untuk menjadi penulis bukan hanya sekedar mencari uang tapi yang lebih penting itu adalah dakwah. Ya, sampaikanlah pada mereka walau hanya satu ayat. Kalau kudamu tidak mau lari maka ikatlah dia, begitu juga dengan ilmu. Kalau ilmu itu tidak ingin hilang maka tulislah. Yups, ternyata banyak sekali ya manfaat dari menulis itu…

Sekarang apa yang ingin kita tulis. Kalau kita menulis dalam bentuk non-fiksi tentu harus ada bahan. Wah, itu sulit banget. Sebagai pemula dan untuk melatih menulis ada baiknya kita memulainya dari catatan harian kita. Biasakan menulis di agenda atau di buku harian. Toh, banyak orang terkenal lantaran tulisan yang ada di diarynya. Contoh, diarynya catatan si Boy. Karena menulis pengalaman pribadi lebih banyak inspirasi ide yang keluar ketimbang menulis yang laen. Ya, karena sebagai langkah mensupport semangat kamu-kamu sekalian menulis, maka mulailah dari sekarang. Menulis pengalaman pribadi Anda di buku agenda atau di buku harian Anda.

Yuk, kita mulai menulisnya di web pondok tercinta kita. Pengalaman, kenangan, ataupun peristiwa mengagumkan atau menakutkan. Tulis, tulis, dan tulis itulah kunci sukses menulis yang telah disepakati para pakar menulis. Latihan lebih baik dari pada teori. Seorang anak tidak akan pernah bisa belajar renang kalau tidak masuk ke dalam air.

Maaf yah, kalau tulisan ini belum memuat arti menulis sesungguhnya atau untuk menjadi penulis yang sebenarnya. Habis aku juga bukan seorang penulis. Hehehe, sebagai ajang latihan aja. Bahwa menulis itu bukan menunggu ada ide, inspirasi, bahan, semangat, atau seribu alasan lainnya, tapi menulis itu ya menulis. Kalau gak pernah menulis mana tahu sejauh mana kemampuan kita menulis dan sehebat apa tulisan kita.

Udah dulu ya, kelihatan tulisan ini akan lebih bermanfaat bila banyak yang kasih komentar. Biar kita sama-sama semangat menulis. Dan menjadikan menulis sebagai kegiatan dakwah. Saya yakin teman-teman lebih berpengalaman daripada saya dalam hal teori dan praktek menulisnya. Sebagai kalam akhir, selamat berkarya.

configured by Sunario

0 Responses to “Menulis, yuk???”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




FOLLOW @kualamadu

Brighter Planet's 350 Challenge

Statistik Blog

  • 54,747 hits
Add to Technorati Favorites

%d bloggers like this: